Latest Entries »

about me..

halo, kenalan dulu samaa saya.. yang bikin blog ini.. :p

langsung yah, gausa pakai nama lengkap, panggil aja ‘gal’ atw ‘lih’, yap as simple as that. seperti kata pepatah.. “apalah arti sebuah nama”.. eniwei, ngomong tentang nama, jadi inget alamat blog ane ini (kaskus mode: on). ‘thedirtybrain’ , pikiran kotor.. yaah, jangan negatip thinking dulu kk.. ane pakai nama thedirtybrain bukan tanpa alasan.. sebenarnya, thedirtybrain tu id *mxit* temen ane dulu..

ealah, malah jadi oot gini.. oke, back to the future, oops, i mean back to thedirtybrain.wordpress.com (simple, isn’t it? :D  ) ane pakai id temen ane, krn pas bikin nih akun, kebetulan pas di warnet (ketauan miskinnya nih) ane lagi *terburu*2, bahasa gaulnya kesusu, alaah.. yauda, pas mikir nama yang pas, enak, mudah diingat, ngga pasaran.. terlintas di benak saya.. “thedirtybrain” kayanya pas nih, oke, langsung hajar blehh.. :D

yap, thedirtybrain, tetep saya pakai sampe skrg. mau ganti, bikin baru lagi, sumpah malesnya,, T_T . tapi tenang, ane uda minta ijin sama temen ane buat pake id’nya dia.. ternyata dia malah lupa kalo id’nya dulu thedirtybrain.. :v

oke, sementara ini dulu deh updet post ane.. jujur ane paling males kalo disuruh nulis.. males banget.. –” buka blog, mau nulis, cuma kalo diingetin.. :p

see you @ my next post. thx for reading & wasting ur time here :) have a nice day.

footnote:

mxit:aplikasi chat super jadul, sangat populer di kalangan remaja, khususnya sma. menurut penelitian saya, biasa dipakai buat chat gajelas, tanya peer segala macem :v

A. PENGERTIAN MAZHAB FRANKFURT

Mazhab Frankfurt ialah sebuah nama yang diberikan kepada kelompok filsuf yang memiliki afiliasi dengan Institusi Penelitian Sosial di Frankfrurt, Jerman, dan pemikir-pemikir lainnya yang dipengaruhi oleh mereka. Tahun yang dianggap sebagai tahun kemulaian Mazhab Frankfurt ini adalah tahun 1930, ketika Max Horkheimer diangkat sebagai direktur lembaga riset sosial tersebut. Beberapa filsuf terkenal yang dianggap sebagai anggota Mazhab Frankfurt ini antara lain Theodor Adorno, Walter Benjamin da Jurgen Habermas. Perlu diingat bahwa para pemikir ini tidak pernah mendefinisikan diri mereka sendiri di dalam sebuah kelompok atau ‘mazhab’, dan bahwa penamaan ini diberikan secara retrospektif. Walaupun kebanyakan dari mereka memiliki sebuah ketertarikan intelektual dengan pemikiran neo-Marxisme dan kritik terhadap budaya (yang di kemudian hari memengaruhi munculnya bidang ilmu Studi Budaya), masing-masing pemikir mengaplikasikan kedua hal ini dengan cara-cara dan terhadap subyek kajian yang berbeda. Ketertarikan Mazhab Frankfurt terhadap pemikiran Karl Marx disebabkan antara lain oleh ketidakpuasan mereka terhadap penggunaan teori-teori Marxisme oleh kebanyakan orang lain, yang mereka anggap merupakan pandangan sempit terhadap pandangan asli Karl Marx. Menurut mereka, pandangan sempit ini tidak mampu memberikan ‘jawaban’ terhadap situasi mereka pada saat itu di Jerman. Setelah Perang Dunia Pertama dan meningkatnya kekuatan politik Nazi, Jerman yang ada pada saat itu sangatlah berbeda dengan Jerman yang dialami Karl Marx. Sehingga jelaslah bagi para pemikir Mazhab Frankfurt bahwa Marxisme harus dimodifikasi untuk bisa menjawab tantangan zaman. Patut dicatat bahwa beberapa pemikir utama Mahzab Frankfurt beragama Yahudi , dan terutama di perioda awal secara langsung menjadi korban Fasisme Nazi. Yang paling tragis ialah kematian Walter Benjamin yang dicurigai melakukan bunuh diri setelah isi perpustakaannya disita oleh tentara Nazi. Beberapa yang lainnya, seperti Theodor Adorno dan Max Horkheimer  terpaksa melarikan diri ke negara lain, terutama Amerika Serikat. Contoh karya-karya terkenal yang dihasilkan para pemikir Mazhab Frankfurt antara lain Dialectic of Enlightenment, Minima Moralia, Illuminations.

B. SEJARAH MAZHAB FRANKFURT

Mazhab Frankfurt mengumpulkan para pembangkang Marxis, para kritikus keras Kapitalisme yang percaya bahwa beberapa orang yang dianggap sebagai pengikut Marx telah membeo, menirukan beberapa cuplikan sempit dari gagasan-gagasan Marx, biasanya dalam membela partai-partai Komunis atau Sosial-Demokrat ortodoks. Mereka khususnya dipengaruhi oleh kegagaln revolusi kaum pekerja di Eropa Barat setelah Perang Dunia I dan oleh bangkitnya Nazisme  di negara yang secara ekonomi, teknologi, dan budaya maju (Jerman). Karena itu mereka merasa harus memilih bagian-bagian mana dari pemikiran-pemikiran Marx yang dapat menolong untuk memperjelas kondisi-kondisi yang Marx sendiri tidak pernah lihat. Mereka meminjam dari mazhab-mazhab pemikiran lain yang mengisi apa yang dianggap kurang dari Marx. Max Weber memberikan pengaruh yang besar, seperti halnya jugaSigmund Freud (seperti dalam kasus sintesis Freudo-Marxis oleh Herbert Marcuse karyanya tahun 1945, Eros and Civilization). Penekanan mereka terhadap komponen “Kritis” dari teori sangat banyak meminjam dari upaya mereka untuk mengatasi batas-batas dari positivisme, materialisme yang kasar, dan fenomenologi  dengan kembali kepada filsafat kritis Kant penerus-penerusnya dalam Idealisme Jerman, khususnya filsafat Hegel, dengan penekanannya pada negasi dan kontradiksi sebagai bagian yang inheren dari rrealitas. Sebuah pengaruh penting juga dating dari penerbitan Manuskrib Ekonomi-Filsafat dan Ideologi Jeerman karya Marx tahun 1030-an yang memperlihatkan kesinambungan dengan Hegelianisme yang mendasari pemikiran-pemikiran Marx: Marcuse adalah salah satu orang yang pertama mengartikulasikan signifikansi teoretis dari teks-teks ini.

Fase Pertama: Pengaruh intelektual dan fokus teoretis dari generasi pertama dari para theoretikus Kritis Mazhab Frankfurt muncul dalam diagram berikut:

Institut ini membuat sumbangan-sumbangan penting dalam dua bidang yang terkait dengan kemungkinan-kemungkinan subyek manusia yang rasional, yaitu individu-individu yang dapat bertindak secara rasional untuk bertanggung jawab atas masyarakat dan sejarah mereka sendiri. Yang pertama terdiri atas fenomena sosial yang sebelumnya dianggap dalam Marxisme sebagai bagian dari “superstuktur” atau sebagai Ideologi: struktur-struktur kepribadian, keuarga dan otoritas (penerbitan bukunya yang pertama diberi judul Studi tentang Otoritas dan Keluarga), dan ranah estetika dan budaya massa. Studi-studi ini juga melihat kepedulian bersama di sini dalam kemampuan Kapitalis untuk menghancurkan prakondisi-prakondisi Kritis, kesadaran revolusioner. Ini berarti tiba pada kesadaran canggih tentang dimensi kedalaman di mana penindasan sosial mempertahankan dirinya sendiri. Ini juga merupakan awal dari pengakuan teori Kritis terhadap ideologi sebagai bagian dari dasar-dasar struktur sosial. Institut ini dan berbagai pihak yang ikut bekerja sama dengannya mempunyai dampak yang hebat terhadapilmu sosial (khususnya Amerika) melalui karya mereka The Authoritarian Personality (“Kepribadian yang Otoriter), which melakukan penelitian empirik yang luas, dengan menggunakan kategori-kategori sosiologis dan psikoalisis, untuk menggambarkan kekuatan-kekuatan yang mendorong individu untuk berafiliasi dengan atau mendukung gerakan-gerakan atau partai-partai fasis.

C. PARA PEMIKIR DAN PAKAR UTAMA MAHZAB FRANKFURT

1.      Theodor W. Adorno

2.      Max Horkheimer

3.      Walter Benjamin

4.      Herbert Marcuse

5.      Alfred Sohn-Rethel

6.      Leo Lowenthal

7.      Franz Oppenheimer

8.      Friedreick Pollock

9.      Erich Fromm

10.  Alfred Schmidt

11.  Jurgen Habermas

12.  Oskar Negt

13.  Karl A. Wittfogel

14.  Susan Buck-Morss

15.  Alex Honneth

D. KRITIKUS TERKEMUKA TERHADAP MAHZAB FRANKFURT

1.      Henryk Grossman

2.      Georg Lukascs

3.      Umberto Eco

E. RUJUKAN

1.       Martin Jay. The Dialectical Imagination: A History of the Frankfurt School and the Institute for Social Research 1923-1950. Berkeley, University of California Press, 1996. ISBN 0-520-20423-9.

2.       Rolf Wiggershaus. The Frankfurt School: Its History, Theories and Political Significance. Cambridge, Mass.: The MIT Press, 1995. ISBN 0-262-73113-4.

3.       Jeremy J. Shapiro, “The Critical Theory of Frankfurt”, Times Literary Supplement, Oct. 4, 1974, No. 3,787. (Bahan-bahan untuk penerbitan ini telah digunakan atau diadaptasi untuk artikel ini, dengan izin.)

“Dikutip dari Wikipedia”

BAB 1
Pendahuluan

Keadaan yang demikian mengingatkan penulis pada pernyataan beberapa ahli ilmu kemasyarakatan bangsa asing yang menganggap semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” sesungguhnya masih lebih merupakan suatu cita-cita yang masih harus diperjuangkan segenap bangsa Indonesia daripada sebagai kenyataan yang hidup di dalam masyarakat. konflik pada hakikatnya merupakan suatu gejala sosial yang melekat di dalam kehidupan setiap masyarakat, karena melekat di dalam kehidupan setiap bangsa. konflik-konflik sosial didalam berbagai masyarakat senantiasa memiliki derajat dan polanya masing-masing. karena, sumber yang menyebabkannya pun mempunyai ragam dan pola yang tidak sama pula. sementara kita terpesona oleh anggapan bahwa konflik yang terjadi dapat diselesaikan dengan jiwa dan semangat Bhinneka Tunggal Ika, kita akan menjadi sangat terkejut dengan kenyataan bahwa konflik yang lebih dahsyat tiba-tiba telah terjadi. dengan menyadari akan adanya konflik-konflik sosial yang bersifat laten di dalam masyarakat kita, kita justru memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk memahami faktor-faktor yang menyebabkannya.

bab 2
pendekatan teoritis

sudut pendekatan yang perlu mendapatkan perhatian pertama kali adalah sebuah pendekatan yang sangat berpengaruh di kalangan para ahli sosiologi. sudut pendekatan tersebut menganggap bahwa masyarakat pada dasarnya terintegrasi di atas dasar kata sepakat para anggotanya akan nilai-nilai kemasyarakatan tertentu (General agreements).
kesepakatan tersebut memiliki daya mengatasi perbedaan-perbedaan pendapat dan kepentingan diantara para anggota masyarakat. memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang secara fungsional yang secara fungsional terintegrasi ke dalam suatu bentuk equilibrium.

aliran pemikiran tersebut dianggap sebagai Integration approach, order approach, equilibrium approach (structural-functional approach), atau lebih biasa dikenal sebagai teori-teori fungsional struktural.
berikut sejumlah anggapan dasar pendekatan fungsionalisme struktural yang telah dikembangkan oleh Talcott Parsons;
1.masyarakat harus dilihat sebagai suatu sistem daripada bagian-bagian yang saling berhubungan satu sama lain
2.hubungan pengaruh-mempengaruhi diantara bagian-bagian tersebut adalah bersifat ganda dan timbal balik
3.sistem sosial cenderung bergerak ke arah equilibrium yang bersifat dinamis, meskipun integrasi sosial tidak pernah dapat dicapai dengan sempurna
4.sekalipun disfungsi, ketegangan-ketegangan dan penyimpangan-penyimpangan senantiasa terjadi, akan tetapi dalam jangka yang panjang. akhirnya akan teratasi dengan sendirinya melalui penyesuaian-penyesuaian dan proses institusionalisasi. integrasi sosial pada tingkatnya yang sempurna tidak akan pernah tercapai, tetapi setiap sistem sosial akan berproses ke arah itu
5.perubahan-perubahan di dalam sistem sosial umumnya terjadi secara gradual. sesuai keadaan indonesia
6.pada dasarnya, perubahan-perubahan sosial timbul atau terjadi melalui 3 macam kemungkinan;
-perubahan yang datang dari luar,
-pertumbuhan melalui proses diferensiasi struktural dan fungsional
-penemuan-penemuan baru oleh anggota masyarakat

sistem sosial pada dasarnya tidak lain adalah suatu sistem daripada tindakan-tindakan.(u) norma-norma sosial itulah yang sesungguhnya membentuk struktur sosial.
dua macam mekanisme sosial yang paling penting adalah mekanisme sosialisasi dan pengawasan sosial. David Lockwood, menegaskan kepada kita kenyataan bahwa, setiap situasi sosial yang senantiasa mengandung didalam dirinya ada dua hal, yaitu tata tertib sosial yang bersifat normatif, dan substratum yang melahirkan konflik-konflik. (substratum: disposisi-disposisi bagi yang mengakibatkan timbulnya perbedaan dan kepentingan yang tidak bersifat normatif)
pendekatan fungsionalisme struktural menganggap bahwa disfungsi ketegangan-ketegangan dan penyimpangan-penyimpangan sosial mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan kemasyarakatan dalam bentuk tumbuhnya diferensiasi sosial yang semakin kompleks, akibat pengaruh faktor-faktor yang datang dari luar.

anggapan semacam itu mengabaikan kenyataan-kenyataan berikut:
1.struktur sosial mengandung konflik-konflik dan kontradiksi-kontradiksi yang bersifat internal
2.reaksi dari suatu sistem sosial terhadap perubahan-perubahan yang datang dari luar tidak selalu bersifat adjustive
3.sistem sosial dapat mengalami konflik-konflik sosial yang bersifat vicious circle
4.perubahan sosial tidak selalu terjadi secara gradual

pendekatan fungsionalisme struktural dipandang oleh banyak ahli sosiologi sebagai pendekatan yang bersifat reaksioner, oleh karenanya, dianggap kurang mampu menganalisa masalah-masalah perubahan kemasyarakatan.

Pendekatan konflik
conflict approach dapat dibedakan melalui dua macam pendekatan, yaitu Structural-marxist, dan structuralist non marxist
pendekatan konflik berpangkal pada anggapan-anggapan dasar berikut:
1.setiap masyarakat senantiasa berada didalam proses perubahan yang tidak pernah berakhir. perubahan sosial merupakan gejala yang melekat di dalam setiap masyarakat
2.konflik adalah merupakan gejala yang melekat di dalam setiap masyarakat
3.setiap unsur didalam suatu masyarakat memberikan sumbangan terhadap terjadinya disintegrasi dan perubahan-perubahan sosial
4.setiap masyarakat terintegrasi di atas penguasaan atau dominasi oleh sejumlah orang atas sejumlah orang-orang yang lain

pembagian kewenangan (otoritas) secara tidak merata mengakibatkan dua macam kategori sosial, yaitu mereka yang memiliki otoritas dan mereka yang tidak memiliki otoritas. dalam setiap masyarakat selalu terdapat konflik antara kepentingan dari mereka yang memiliki kekuasaan otoriatif. pengertian lebih bersifat gejala toritis daripada sebagai kenyataan bersifat empiris. karena kepentingan-kepentingan yang tidak selalu disadari adanya, maka disebut kepentingan-kepentingan yang bersifat laten, sementara mereka yang mempunyai disebut kelompok semu.
kelompok semu tidak memiliki struktur hubungan sosial, tetapi anggotanya memiliki kepentingan dan mode tingkah leku yang sama, yang dapat berkembang menjadi kelompok. dengan demikian, kelompok semu merupakan sumber dari mana para anggota kelompok kepentingan berasal. kelompok kepentingan berkenaan dengan perkumpulan-perkumpulan yang bersifat politis.
dahrendorf menyebutkan tiga macam prasyarat yang bersifat kondisional, yang memungkinkan kelompok semu dapat terorganisir ke dalam bentuk kelompok kepentingan.
1.kondisi-kondisi teknis dari suatu organisasi. munculnya sejumlah orang-orang tertentu yang mampu merumuskan dan mengorganisir latent interest dari suatu kelompok semu menjadi manifest interest berupa kebutuhan yang secara sadar ingin dicapai orang
2.kondisi-kondisi politis dari suatu organisasi. ialah ada tidaknya kebebasan politik untuk berorganisasi yang diberikan oleh masyarakat
3.kondisi-kondisi sosial bagi suatu organisasi. yakni adanya sistem komunikasi yang memungkinkan para anggota dari kelompok semu berkomunikasi satu sama lain dengan mudah.
sebagaimana kita ketahui, konflik timbul sebagai akibat adanya kenyataan bahwa setiap masyarakat selalu terdapat distribusi otoritas yang terbatas. konsekuensinya, bertambahnya otoritas pada satu pihak, serta merta berkurangnya otoritas pada pihak lain. konflik merupakan gejala kemasyarakatan yang akan senantiasa melekat dalam kehidupan setiap masyarakat dan tidak mungkin dihilangkan.

bentuk pengendalian konflik-konflik sosial yang pertama dan yang paling penting adalah konsiliasi(iu). konsiliasi dapat terwujud melalui lembaga-lembaga tertentu yang memungkinkan tumbuhnya pola diskusi dan pengambilan keputusan-keputusan diantara pihak-pihak yang berlawanan. agar lembaga-lembaga tersebut dapat berfungsi secara efektif, lembaga tersebut harus memenuhi 4 hal berikut:
1.lembaga-lembaga tersebut bersifat otonom tanpa campur tangan dari badan lain yang ada di luarnya
2.kedudukan lembaga-lembaga tersebut di dalam masyarakat bersifat monopolistis
3.peranan lembaga-lembaga harus sedemikian rupa, sehingga berbagai kelompok kepentingan yang berlawanan merasa terikat kepada lembaga, sementara keputusan-keputusannya mengikat kelompok-kelompok tersebut
4.lembaga harus bersifat demokratis

kesemuanya hanya mungkin diselenggarakan apabila kelompok yang saling bertentangan memenuhi 3 prasyarat berikut:
1.masing-masing kelompok harus menyadari situasi konflik diantara mereka, maka dari itu perlu dilaksanakan prinsip-prinsip keadilan secara jujur bagi semua pihak
2.pengendalian konflik-konflik dilakukan apabila berbagai kekuatan sosial yang saling bertentangan terorganisir dengan jelas
3.setiap kelompok harus mematuhi aturan permainan

bentuk pengendalian yang kedua, ialah mediasi. dimana kedua belah pihak yang bersengketa bersepakat untuk menunjuk pihak untuk memberikan nasihat-nasihat mereka. cara ini memberikan kemungkinan-kemungkinan untuk mengurangi irasionalitas yang biasanya timbul dalam konflik, memungkinkan pihak-pihak yang bertentangan menarik diri tanpa harus malu, mengurangi pemborosan yang dikeluarkan untuk membiayai pertentangan.

selanjutnya, bentuk pengendalian yang ketiga, arbitration (perwasitan). kedua belah pihak yang bertentangan bersepakat untuk menerima atau terpaksa menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan keputusan-kepurusan tertentu untuk menyelesaikan konflik mereka.

BAB 3
struktur majemuk masyarakat indonesia

pandangan para penganut pendekatan konflik, bukan tidak mengandung kelemahan-kelemahan, akan tetapi jelas bahwa pandangan tersebut menutup kelemahan-kelemahan yang kita jumpai pada pandangan para penganut pendekatan fungsionalisme struktural.
struktur masyarakat indonesia ditandai oleh ciri-cirinya yang bersifat unik;
1.secara horizontal: ia ditandai oleh kenyataan adanya kesatuan-kesatuan sosial berdasarkan perbedaan-perbedaan kedaerahan
2.secara vertikal: struktur masyarakat indonesia ditandai adanya perbedaan-perbedaan vertikal antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.

masyarakat indonesia menurut Furnivall, adalah merupakan masyarakat majemuk (plural societies). yakni suatu masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih elemen yang hidup sendiri-sendiri tanpa ada pembauran satu sama lain didalam suatu kesatuan politik. didalam kehidupan politik, pertanda paling jelas dari masyarakat indonesia pada masa Hindia-Belanda merupakan suatu masyarakat yang tumbuh di atas dasar suatu masyarakat yang tumbuh diatas dasar sistem kasta tanpa ikatan agama.

masyarakat majemuk menurt Furnivall adalah, suatu masyarakat bersifat majemuk, sejauh masyarakat tersebut secara struktural memiliki sub-sub kebudayaan yang bersifat diverse. ditandai dengan kurang berkembangnya sistem nilai atau konsensus yang disepakati seluruh masyarakat.
sedangkan, menurut Clifford Geerte, masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terbagi-bagi ke dalam sub-sub sistem yang kurang lebih berdiri sendiri-sendiri, dalam mana masing-masing subsistem terikat ke dalam oleh ikatan-ikatan yang bersifat primordial.

berikut beberapa karakteristik syarat-syarat dasar dari masyarakat majemuk menurut Pierre L. van den Berghe:
1.terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok-kelompok yang seringkali memiliki sub kebudayaan yang berbeda satu sama lain
2.memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga yang bersifat non komplementer
3.kurang mengembangkan konsensus diantara para anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar
4.secara relatif sering mengalami konflik-konflik diantara kelompok yang satu dengan yang lain
5.secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coecion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi
6.adanya dominasai politik oleh suatu kelompok atas kelompok-kelompok lain

ada beberapa faktor yang menyebabkan pluralitas masyarakat indonesia:
1.keadaan geografis yang membagi wilayah Indonesia.
2.indonesia terletak di antara samudera indonesia dan samudera pasifik, hal ini sangat mempengaruhi terciptanya pluralitas agama dalam masyarakat indonesia.
3.iklim yang berbeda-beda dan struktur tanah yang tidak sama di antara berbagai daerah di kepulauan nusantara ini merupakan faktor yang menciptakan pluralitas regional di indonesia.

perbedaan perbedaan suku bangsa, agama, dan regional yang telah kita uraikan di atas merupakan dimensi-dimensi horizontal daripada struktur masyarakat indonesia. sementara itu, dimensi vertikal struktur masyarakat indonesia yang menjadi semakin penting artinya dari waktu ke waktu, dapat kita lihat dalam bentuk semakin tumbuhnya polarisasi sosial berdasarkan kekuatan politik dan kekayaan.

dua macam sektor ekonomi di dalam struktur ekonomi sangat berbeda wataknya satu sama lain. sektor yang pertama berupa struktur ekonomi modern yang secara komersial lebih bersifat canggih. di sektor yang kedua merupakan struktur ekonomi pedesaan yang bersifat tradisional, yang menurut teori ekonomi modern merupakan struktur ekonomi yang berorientasi kepada sikap sikap konservatif.
perbedaan antara kedua sektor tersebut secara integral berakar di dalam keseluruhan struktur masyarakat Indonesia yang mengandung perbedaan yang tajam antara struktur masyarakat kota yang bersifat modern, dengan struktur masyarakat pedesaan yang bersifat tradisional. sektor ekonomi modern dapat kita temukan di dalam masyarakat kota, maka sektor ekonomi tradisional hanya kita jumpai di dalam masyarakat desa.

BAB 4
struktur kepartaian sebagai perwujudan struktur sosial masyarakat indonesia

perbedaan perbedaan suku bangsa, agama, regional, dan pelapisan sosial secara analitis dapat dijabarkan sendiri-sendiri. tetapi kenyataannya, semua terjalin menjadi suatu lingkaran yang kompleks, dan menjadi dasar bagi pengelompokan masyarakat Indonesia. timbulnya kematangan kondisi-kondisi teknis, politis, dan sosial sejak permulaan abad 20, telah berhasil mengubah kelompok-kelompok semu menjadi berbagai kelompok kepentingan. salah satu kelompok kepentingan yang sangat khusus sifatnya adalah partai politik. awalnya, partai politik lebih memusatkan perhatiannya pada kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial kultural daripada bersifat politis. setelah kemudian hari, kelompok-kelompok kepentingan tersebut mengubah sifatnya menjadi organisasi yang bersifat politis, di dalam bentuknya sebagai partai politik.

Konflik antara partai politik di Indonesia.
konflik-konflik antara partai-partai politik di indonesia pada dasarnya merupakan konflik antara kelompok2 sosial-kultural berdasarkan perbedaan-perbedaan suku bangsa, agama, daerah, dan stratifikasi sosial. menurut pandangan Herbert Feith, konflik-konflik politik di indonesia adalah konflik ideologis yang bersumber di dalam ketegangan-ketegangan yang terjadi antara pandangan dunia tradisional dengan pandangan dunia modern. 5 buah aliran pemikiran politik dari perwujudan konflik ideologis, yaitu: Nasionalisme radikal, tradisionalisme jawa, Islam sosialisme demokrat, dan komunisme.

sementara itu, Donald Hindley melihat keragaman pola kepartaian di indonesia sebagai sumber dalam dua macam penggolongan masyarakat indonesia yang bersifat silang menyilang, yaitu sifat keagamaan di satu pihak, dan penggolongan atas penganut pandangan dunia tradisional dan penganut pandangan dunia modern di lain pihak.

BAB 5
struktur masyarakat indonesia dan masalah integrasi nasional

pluralitas masyarakat yang bersifat multidimensional akan dan telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat indonesia memberi bentuk pada integrasi nasional yang bersifat vertikal.
Berikut beberapa karakteristik sifat dasar dari masyarakat majemuk yang dikemukakan oleh van den Berghe;
1.terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok-kelompok yang memiliki kebudayaan (sub kebudayan) yang berbeda.
2.memiliki struktur sosial yang terbagi dalam lembaga-lembaga yang bersifat non-komplementer
3.kurang mengembangkan konsensus antara anggota masyarakat tentang nilai-nilai sosial yang bersifat dasar
4.secara relatif sering terjadi konflik antara kelompok satu dengan kelompok lain
5.secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi
6.adanya dominasi politik suatu kelompok atas kelompok lain

masyarakat majemuk tidak dapat digolongkan ke dalam salah satu di antara dua jenis masyarakat menurut model analisa Emile Durkheim. berikut dua jenis masyarakat menurut model analisa Emile Durkheim:
1.masyarakat yang memiliki unit-unit kekerabatan yang bersifat segmenter
2.masyarakat yang memiliki diferensiasi atau spesialisasi yang tinggi

masyarakat yang memiliki unit-unit kekerabatan yang bersifat segmenter(i) merupakan suatu masyarakat yang terbagi ke dalam berbagai kelompok, yang biasanya merupakan kelompok-kelompok berdasarkan garis keturunan tunggal, tetapi memiliki struktur kelembagaan yang bersifat homogeneous. sementara masyarakat yang memiliki diferensiasi atau spesialisasi yang tinggi merupakan masyarakat dengan tingkat diferensiasi fungsional yang tinggi dengan banyak lembaga-lembaga kemasyarakatan, tetapi bersifat komplementer dan saling tergantung.

sistem sosial senantiasa terintegrasi di atas landasan dua hal berikut;
1.masyarakat senantiasa terintegrasi di atas tumbuhnya konsensus di antara sebagian besar anggota masyarakat akan nilai-nilai kemasyarakatan yang bersifat fundamental.
2.masyarakat senantiasa terintegrasi juga oleh karena berbagai anggota masyarakat sekaligus menjadi anggota dari berbagai kesatuan sosial (cross-cutting loyalities)

dan berikut adalah dua macam tingkatan konflik yang mungkin terjadi;
1.konflik yang bersifat ideologis
2.konflik yang bersifat politis

pada tingkatnya yang bersifat ideologis, konflik terwujud dalam bentuk konflik antara sistem-nilai yang dianut serta menjadi ideologi dari berbagai kesatuan sosial. kemudian, pada tingkatnya yang bersifat politis konflik terjadi dalam bentuk pertentangan dalam pembagian status kekuasaan, dan sumber-sumber ekonomi yang terbatas adanya dalam masyarakat.

Konsensus Nasional
menurut R. William Liddle, suatu interaksi nasional yang tangguh hanya dapat berkembang apabila;
1.sebagian besar anggota masyarakat bersepakat tentang batas-batas teritorial
2.sebagian besar anggota masyarakat bersepakat mengenai struktur pemerintahan dan aturan-aturan

dengan kata lain, suatu integrasi nasional yang tangguh hanya akan berkembang di atas konsensus nasional mengenai batas-batas suatu masyarakat politik dan sistem politik yang berlaku.

sebagian besar anggota masyarakat bersepakat tentang batas-batas teritorial(i), merupakan kesadaran dari sejumlah orang bahwa mereka bersama-sama merupakan warga dari suatu bangsa.
sebagian besar anggota masyarakat bersepakat mengenai struktur pemerintahan dan aturan-aturan(i), merupakan konsensus nasional mengenai bagaimana suatu kehidupan bersama sebagai bangsa harus diwujudkan.

Ada beberapa indikasi yang biasa dipakai oleh para ahli ilmu-ilmu sosial untuk menilai intensitas daripada pertentangan-pertentangan politik di dalam suatu masyarakat.

indikator yang pertama, adalah demonstrasi. adalah sejumlah orang yang dengan tidak menggunakan kekerasan mengorganisir diri untuk memprotes terhadap suatu rezim, pemerintah atau pimpinan dari rezim tersebut; atau terhadap ideologi, kebijaksanaan, atau suatu tindakan maupun tindakan yang akan direncanakan.

indikator yang kedua, adalah kerusuhan. kerusuhan mengandung penggunaan kekerasan fisik, yang biasanya diikuti dengan penggunaan barang-barang, pemukulan atau pembunuhan oleh alat keamanan atas pelaku-pelaku kerusuhan oleh para petugas keamanan di satu pihak, dan penggunaan berbagai macam senjata atau alat pemukul oleh para pelaku kerusuhan di lain pihak. kerusuhan terutama ditandai oleh spontanitas sebagai akibat dari suatu insiden dan perilaku kelompok yang kacau.

sedangkan indikator ketiga, sebagai serangan bersenjata (armed attack). merupakan suatu tundakan kekerasan yang dilakukan oleh atau untuk kepentingan suatu kelompok tertentu dengan maksud melemahkan atau bahkan menghancurkan kekuasaan dari kelompok lain. ditandai terjadinya pertumpahan darah, pergulatan fisik, atau perusakan barang-barang.

indikator yang keempat, berhubungan dan merupakan akibat daripada armed attack, jega berhubungan dengan kerusuhan dan jumlah kematian sebagai akibat kekerasan politik.

masih ada indikator lainnya, yaitu governmental sanction, adalah suatu tindakan yang diambil pemimpin untuk menetralisir, minindak, atau meniadakan suatu ancaman terhadap keamanan pemerintah, rezim yang berkuasa, atau negara.
berikut tiga macam governmental sanction;
1.penyensoran
2.pembatasan partisipasi politik
3.pengawasan

penyensoran meliputi semua tindakan pemerintah untuk membatasi, mengekang, atau mengancam media massa. sedangkan pembatasan partisipasi politik meliputi tindakan-tindakan pemerintah seperti pembuatan undang-undang keadaan bahaya, mobilisasi alat-alat keamanan untuk memelihara keamanan dalam negeri, atau penentuan jam malam.

konflik yang kita jumpai di dalam masyarakat indonesia sesudah revolusi kemerdekaan bukanlah konflik antara golongan-golongan yang bersifat eksklusif seperti keadaannya pada masa penjajahan, melainkan merupakan konflik antara golongan-golongan yang memiliki latar belakang ras, dan agama yang berbeda, sekaligus merupakan konflik yang bersifat silang-menyilang (cross-cutting).

Kemajuan ilmu dan teknologi khususnya komputer mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Terlebih sekarang terdapat fasilitas internet yang sudah tidak asing lagi bagi kita. internet merupakan jaringan komputer terbesar di dunia. Berbagai media pun bermunculan di internet, dengan tujuan membantu semua orang untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan lebih mudah. Online messenger seperti Yahoo Messenger dan sebagainya pun mulai bermunculan. Berbagai ide lain pun dikembangkan, sehingga lahirlah sebuah layanan baru di dunia internet yang bernama jaringan sosial.

Jaringan sosial adalah sebuah layanan yang diberikan oleh website seperti email dengan kelebihan pemilik account dapat memiliki sebuah halaman pribadi yang disebut profil dan dapat menampilkan list teman-teman di layanan itu kepada teman yang lain, dapat saling mengisi halaman pribadi satu sama lain dan dapat menemukan teman-teman baru dengan mudah di seluruh dunia.

Jenis layanan ini pun kemudian berkembang dengan pesat, puluhan website sejenis dengan kapasitas pengguna sangat besar mulai lahir di internet, sebut saja Friendster, My Space, Facebook, Friendster, dll. yang secara menyeluruh menggunakan bahasa Indonesia.

Sekarang ini jaringan sosial merupakan sebuah layanan gratis yang paling banyak menarik perhatian pengguna internet. Keberadaan situs-situs jejaring sosial sempat menuai kritik karena dianggap kurang mendidik dan menyebabkan kecanduan. Seringkali orang menjadi lupa waktu dalam mengakses situs jejaring sosial dan dapat teralienasi dari kehidupan nyata.

Dilihat dari sisi lain, selain mampu menjalin komunikasi dengan teman dan kerabat, situs jejaring sosial pun memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah peran situs jejaring sosial itu sendiri dalam perannya membangun sebuah jaringan sosial komunitas/masyarakat di dunia maya. Jejaring sosial memang merupakan salah satu fasilitas untuk membentuk sebuah komunitas/masyarakat di dunia maya. Hal ini memudahkan masyarakat untuk membrntuk suatu komunitas yang memiliki hobi sama, kesukaan yang sama, kelompok-kelompok tertentu, bahkan dapat membangun sebuah dukungan ataupun kontra aksi terhadap suatu masalah yang sedang membooming. Peran situs jejaring sosial yang terakhir tadi sangat besar pengaruhnya terhadap sebuah masalah yang sedang dihadapi, dalam lingkup internasional maupun nasional, karena jaringannya yang cukup luas. Contohnya saja ketika ada suatu masalah sosial yg membutuhkan banyak dukungan, hanya dengan situs jejaring sosial, kita bisa mengumpulkan massa dalam skala besar yang sama-sama mendukung masalah tersebut. Bayangkan saja jika tidak ada jejaring sosial, komunitas tersebut tentunya sulit sekali terbentuk di tengah masyarakat yang pluralis karena memang sulit untuk menyatukan banyak masyarakat yang memiliki tujuan yang sama.

Oleh sebab itu, adanya situs jejaring sosial sangat membantu masyarakat dalam upayanya membentuk suatu komunitas/masyarakat, meskipun dalam dunia maya. Meskipun begitu, situs jejaring sosial tidak lepas pula dari dampak-dampak negatif yang ditimbulkannya. Kita harus pintar-pintar dan tentunya bertanggung jawab dalam menggunakan fasilitas jejaring sosial tersebut agar tidak membawa dampak negatif bagi diri kita sendiri.

Tersambung ke Internet
Pertemuan ke 4

Layanan Sambungan
Untuk tersambung ke jaringan internet, pengguna harus menggunakan layanan khusus yang disebut ISP (Internet Service Provider)

Media yang umum digunakan adalah melalui saluran telepon (dikenal sebagai PPP, Point to Point Protocol. Pengguna memanfaatkan komputer yang dilengkapi dengan modem (modulator and demodulator) untuk melakukan dialup ke server milik ISP

Media Sambungan Internet
Telepon Kabel : Dial Up,  ADSL (Asymetric Digital Subscriber Line) via satelit melalui VSAT (Very Small Aperture Terminal) gelombang radio(radio modem), maupun lewat saluran TV kabel

Saluran kabel listrik PLN (dikenal dengan istilah PLC, Power Line Communication)
aplikasi wireless (tanpa kabel) dengan memanfaatkan telepon seluler

KCEPATAN SAMBUNGAN INTERNET
Koneksi internet mempunyai kecepatan yang sering disebut dengan istilah bandwidth.
Besar bandwidth dinyatakan dalam satuan bit, kilobit, megabit, gigabit, dan terrabit

Satuan Bandwidth
Bits per second (bps) 1 bps = ukuran terkecil
Kilobits per second (Kbps) 1 Kbps = 1000 bps = 103 bps
Megabits per second (Mbps) 1 Mbps = 1.000.000 bps = 106 bps = 1000 Kbps
Gigabits per second (Gbps) 1 Gbps = 1.000.000.000 bps = 109 bps = 1000 Mbps
Terrabits per second (Tbps) 1 Tbps = 1000 Gbps

Tipe koneksi menentukan Bandwidth
1. Dial-up. Menawarkan kecepatan 64 Kbps, sering disebut sebagai koneksi kecepatan rendah. Dial-up memakai saluran telepon beserta sinyal analog-nya, sehingga dibutuhkan modem untuk merubah sinyal internet yang berformat digital menjadi sinyal berformat analog.
2. Broadband. Juga disebut jalur pita lebar, menawarkan kecepatan lebih tinggi mulai dari 384 Kbps hingga hitungan Mbps. Jalur yang digunakan bervariasi, mulai dari ADSL, 3G, HSDPA, Kabel modem, Wi-fi, dan sebagainya.

Bandwidth yang ditawarkan oleh beberapa ISP

Bandwidth internet di perumahan, sekolah, warnet, atau perkantoran biasanya berkisar pada hitungan Kbps hinggaMbps. Sedangkan ISP biasanya memiliki bandwidth besar hingga hitungan Gbps.
Bandwdith ini kemudian dibagikan kepada para pelanggan dengan besaran tergantung dari tipe koneksi yang pelanggan sewa.
Sedangkan kecepatan koneksi Tbps untuk saat ini hanya dimiliki oleh jaringan backbone (tulang punggung) internet dunia.
Gbr. 2 Bandwidth yang dimiiki beberapa ISP Sumber: soft-brain.blogspot.com
Gbr. 3 Bandwidth pada backbone internet Sumber: soft-brain.blogspot.com

Throughput dan bandwidth
Kecepatan bandwidth ini sebenarnya hanya diatas kertas atau kecepatan secara teori saja. Pada kenyataannya kecepatan internet sesungguhnya ditentukan oleh banyak faktor. bandwidth merupakan jumlah maksimal bits yang bisa melewati jaringan setiap detiknya, maka throughput adalah jumlah bit data yang melewati jaringan saat itu.

kecepatan koneksi internet ditentukan oleh faktor-faktor
1. Perangkat komputer yang kita gunakan
2. Bandwidth yang kita miliki
3. Keadaan lalulintas jaringan
4. Jarak ke server, dan
5. Kondisi server itu sendiri
6. Kondisi sinyal yang di dapat (bila menggunakan akses nirkabel)
7. Ukuran data yang didownload

Byte dan bit

Seluruh informasi yang ada di internet entah itu berupa teks, gambar, suara, animasi atau video adalah data atau file. File-file tersebut memiliki ukuran yang dinyatakan dalam satuan Byte, Kilobyte (KB), Megabyte (MB), dan Gigabyte (GB)

Satuan  bit  lebih  sering  dipakai  oleh  programer  atau  pembuat  software  dibandingkan  dengan Byte karena bit menyatakan ukuran sebenarnya dari sebuah file.
1 bit = 0,125 Byte, atau 1 Byte = 8 bit.

Menghitung waktu download sebuah file
Ex. pertanyaan:
Misalnya  kita  berlangganan  Telkom  Speedy  sebuah  koneksi  internet  ADSL  yang  memiliki bandwidth  384  Kbps,  berapa  detik  waktu  yang  dibutuhkan  untuk  mendownload sebuah  lagu dengan format MP3 dengan ukuran 5 MB?
Jawab:
Bandwidth  = 384 Kbps
Ukuran file  = 5 MB atau  5120 KB

Oleh karena bandwidth-nya dalam satuan Kbps (kilobit per detik), kita ubah dulu satuan ukuran file KB (kilobyte) menjadi Kb (kilobit). Dimana 1 KB = 8 Kb.
Sehingga, ukuran file yang semula 5120 KB menjadi: 40.960 Kb (5120 x 8)

Sedangkan bandwidth yang ada adalah 384 Kbps.

Jadi waktu yang dibutuhkan adalah = 40.960 = 107 detik atau 1 menit 47 detik

PengAlamatan Internet
Pertemuan 3
1.  Addressing/ Pengalamatan (IP Address)
Seperti  tiap  bangunan  rumah  dalam  kehidupan  sehari-hari,  Internet  juga  sangat  bergantung  pada  sistem  pengalamatan. Setiap komputer di Internet  memiliki satu  alamat unik  (yang tidak  dimiliki oleh  komputer  lain),  alamat  ini  berupa  alamat  numerik  yang  disebut  sebagai  alamat  IP  Address (lebih  sering  disebut  IP).  Alamat  numerik  ini  dibagi  dalam  empat  bagian  yang  dipisahkan  oleh “dot” (tanda “titik”), untuk lebih jelasnya amati contoh berikut :
Contoh: 192.105.232.4

192  menunjukkan daerah geografis
105  menunjukkan organisasi atau perusahaan
232  menunjukkan grup komputer
4  menunjukkan komputer yang dituju.

Setiap  paket  yang  dikirimkan  oleh  protokol  berisi  alamat  IP  komputer  pengirim  dan  alamat  IP komputer  penerima.  Berdasarkan  alamat-alamat  IP  ini,  alat  khusus  yang  disebut            router   akan mengirimkan paket-paket ini melewati Internet sampai kepada komputer tujuan.

IP Public (IP di Internet)

IP-IP  yang  beredar  di  internet  merupakan  IP  Public.  IP  Public  tidak  ada  yang  sama  diseluruh dunia. Bila kita berlangganan Internet misalnya dari telkom Speedy, kita akan diberikan sebuah IP public  oleh  ISP  yang  dalam  hal  ini  adalah  telkom.  IP  ini  melekat  pada  router  ADSL  yang  kita dapat  dari  telkom  saat  mendaftar,  bukan  pada  komputer  kita.  Dengan  IP  di  router  inilah  kita menjelajah dunia internet.

IP Private (IP di Jaringan Lokal/LAN)
Di  jaringan  lokal  (LAN), setiap  komputer  memiliki  IP.  Alat  khusus  yang  disebut Switch   (pada  jaringan  kabel)  atau Access  Point   (pada  jaringan gelombang /wireless)  akan mengirimkan paket-paket ini sampai kepada komputer yang dituju.
Untuk  mendapatkan  IP  di  jaringan  lokal  kita  bisa  men-set-nya  secara  manual.  Berikut  adalah daftar IP private yang bisa kita berikan untuk komputer di jaringan lokal:

Jaringan besar  :  10.0.0.1  hingga  10.255.255.254
Jaringan sedang  :  172.16.0.1  hingga  172.31.255.254
Jaringan kecil  :  192.168.0.1  hingga  192.168.255.254
Server  DHCP  ( Dynamic  Host  Configuration  Protocol )
Kesulitan dalam set manual adalah  bila  jumlah  komputer  banyak  akan  sangat  menyita  waktu.  Akan  lebih  baik bila  kita  men-set  IP  secara  otomatis  kita  bisa  menggunakan  sebuah  komputer  yang  difungsikan sebagai   DHCP server .  Server  DHCP  ( Dynamic  Host  Configuration  Protocol )  akan  memberikan IP  secara  otomatis  pada  setiap  komputer  yang  terhubung  kepadanya,  tidak  peduli  berapapun jumlah komputer yang ada.
2.  Domain
Penggunaan IP Address  ternyata  tidak semudah yang dibayangkan,  alamat numerik ini  lebih sulit untuk  dihafalkan  dan  digunakan.  Manusia  akan  sulit  menghafal  IP  address  74.125.45.100 dibanding  dengan  “www.google.com”.  Atau  IP  address  69.147.114.224  dibanding  dengan “www.yahoo.com”.
Nah,  dua  alamat  itu  (www.google.com  dan  http://www.yahoo.com)  kita  sebut domain .  Singkat  kata domain merupakan nama text untuk sebuah alamat IP.
Tata  cara  penamaan  komputer  di  internet  menggunakan  suatu  standard  yang  dinamai  Domain Name  System  (DNS).  DNS  diciptakan  untuk  mempermudah  manusia  untuk  mengetahui  suatu host/komputer tertentu dan mengetahui dimanakah dia berada.
Top-Level Domains (TLD)
Top-Level  domain  secara  sederhana  dapat  dikatakan  sebagai  identitas  dari  sebuah  situs.
Beberapa (TLD) internasional yang terdaftar antara lain:

.com  (dibaca dot kom) untuk situs komersil
.org  untuk situs organisasi non pemerintah
.gov  untuk situs instansi pemerintah
.sch  untuk situs lembaga sekolah
.edu  untuk situs perguruan tinggi
.net  untuk situs institusi yang menyediakan layanan network
.mil  untuk situs institusi militer
.tv  untuk situs stasiun televisi
Top-Level Domains (TLD)
DNS juga mengenal TLD berdasarkan negara (Indonesia: .id)
Contoh: (TLD di Indonesia)
.co.id  situs komersil
.or.id  situs organisasi
.go.id  situs instansi pem
.sch.id  situs sekolah
.ac.id  situs perguruan tinggi
.mil.id  situs instansi militer
.web.id  situs perorangan/pribadi

Beberapa  TDL  negara-negara  lain:  Jepang  (.jp),  Malaysia  (.my),  Singapura  (.sg),  Australia (.au), Amerika (.us), Kanada (.ca), Cina (.ch), dan sebagainya.
Domain & Subdomain
Domain
Secara sederhana domain dapat dikatakan lembaga/organisasi yang memiliki situs itu, seperti:Yahoo, Google, jawapos, facebook, dan sebagainya.
Subdomain
Beberapa situs  yang  menawarkan  beberapa layanan  berbeda akan  mencantumkan layanan itu pada url (alamat situs) sebagai subdomain. Contoh mail.yahoo.com layanan email dari yahoo : photos.yahoo.com  (layanan penyimpanan foto dari yahoo dsb)
Contoh Domain dan Sub Domain
URL / Alamat situs                 TLD  Domain  Subdomain
http://www.toko.baliwae.com  .com  Baliwae       Toko
http://www.mail.yahoo.com     .com    Yahoo           Mail
http://www.id.wikipedia.org      .org      Wikipedia      Id
http://www.indonesia.go.id    .go.id    Indonesia       -
http://www.jawapos.co.id      .co.id      jawapos          -
http://www.ipcop.web.id     .web.id       ipcop              -

(alamat situs kemudian disebut dengan URL / Uniform Resource Locator)
DNS  Server
Ketika kita mengetikkan sebuah url di web browser untuk berkunjung ke situs tersebut, sebuah DNS  Server   akan  bekerja  menterjemahkan  url  tersebut  menjadi  alamat  IP  dari  server  situs yang  dituju.  Dengan  adanya  DNS  server  kita  tidak  perlu  mengetik  IP  74.125.45.100  untuk menuju ke http://www.google.com atau IP 69.147.114.224 untuk berkunjung ke http://www.yahoo.com.

PERSAMAAN DAN PERBEDAAN JARINGAN INTERNET
DENGAN JARINGAN ILMU SOSIOLOGI

Disusun Oleh :

Nama    : Galih Dwi Saputro

NIM    : D0310023

Jurusan    : Sosiologi

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2010

A. PENGERTIAN JARINGAN INTERNET DAN ILMU SOSIOLOGI

Dewasa ini, teknologi berkembang semakin pesat, salah satu teknologi yang kita kenal adalah Internet.Jaringan Internet, sebuah jaringan yang kompleks. Internet adalah jaringan komputer yang bisa dikategorikan sebagai WAN, menghubungkan berjuta komputer diseluruh dunia, tanpa batas negara, dimana setiap orang yang memiliki komputer dapat bergabung ke dalam jaringan ini hanya dengan melakukan koneksi ke penyedia layanan internet (internet service provider / ISP) seperti Telkom Speedy atau IndosatNet. Internet dapat diterjemahkan sebagai International Networking (jaringan internasional), karena menghubungkan komputer di seluruh dunia secara internasional, atau sebagai internetworking (jaringan antar jaringan) karena menghubungkan berjuta jaringan diseluruh dunia.

Berbeda dengan pengertian tentang ilmu sosiologi. Sosiologi berasal dari kata Latin “Socius” yang berarti kawan ( dapat juga diartikan sebagai pergaulan hidup manusia atau masyarakat), dan kata Yunani “Logos”, berarti kata atau pembicaraan sehingga akhirnya berarti Ilmu. Jadi secara sederhana, ilmu sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari masyarakat. Pada awalnya sosiologi merupakan bagian dari filsafah social yang juga membahas masyarakat. Hanya saja, pada saat itu sosiologi belum memiliki satu metode ilmiah yang berdiri sendiri. Baru pada abad ke- 19, Auguste Comte memelopori lahirnya sosiologi sabagai ilmu yang berdiri sendiri.Beliau adalah orang yang pertama kali memakai kata “sosiologi”. Sosiologi baru berkembang menjadi ilmu setelah Emile Durkheim mengembangkan metodologi sosiologi.

B. PERSAMAAN JARINGAN INTERNET DENGAN JARINGAN ILMU SOSIOLOGI

Jika berbicara mengenai persamaan jaringan internet dengan jaringan ilmu sosiologi, pasti ada hubungannya. Jaringan ilmu sosiologi menitikberatkan pada masyarakat dengan fokus pada hubungan antar manusia dan proses yang terjadi dalam hubungan tersebut dalam masyarakat. Hampir sama halnya juga dengan jaringan internet, jaringan internet juga terfokus pada masyarakat. Semua kebutuhan mengenai hidup manusia sudah tersedia di internet, mulai dari pakaian yang dapat dibeli dengan online, alat–alat elektronik, makanan, dan lain sebagainya, terdapat dalam beberapa komunitas, ratusan bahkan ribuan atau malah jutaan yang menyediakan kebutuhan yang diinginkan. Semuanya itu ditujukan bagi semua kalangan masyarakat yang sedang mencari atau membutuhkan benda – benda atau barang – barang sesuai keinginan mereka. Jaringan internet dengan jaringan ilmu sosiologi sama –sama merupakan ilmu pengetahuan yang umum, bukan ilmu pengetahuan yang khusus, artinya kedua ilmu tersebut dapat dipelajari oleh siapa saja, dan kapanpun juga, karena keduannya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat luas.
Jaringan internet obyeknya pada pengguna masyarakat, sedangkan jaringan ilmu sosiologi juga sudah berkembang sejak lama dikalangan masyarakat, intinya masyarakat adalah obyeknya. Kedua jaringan ini juga sama – sama mempunyai alat yang disebut komunikasi, hanya saja dalam jaringan internet alat komunikasi yang digunakan adalah masin – mesin atau alat yang dibuat khusus agar tercipta sebuah komunikasi tanpa langsung bertemu, sedangkan dalam jaringan ilmu sosiologi, alat yang digunakan adalah bahasa.

C. PERBEDAAN JARINGAN INTERNET DENGAN JARINGAN ILMU SOSIOLOGI

Meskipun jaringan internet dengan jaringan ilmu sosiologi ini mempunyai persamaan, akan tetapi tidak dipungkiri juga terdapat perbedaan yang mencolok dikeduanya. Sebut saja dalam hal komunikasi, jaringan internet melakukan komunikasi dengan tanpa bertatap muka secara langsung, sedangkan dalam jaringan ilmu sosiologi diperlukan komunikasi secara langsung. Mungkin dalam jaringan internet dapat lebih efisien dikarenakan pengguna tidak harus pergi ke tempat yang dituju, sedangkan jaringan ilmu sosiologi harus melakukan pertemuan sacara langsung agar dapat mencapai suatu tujuan yang diharapkan. Itu baru satu mengenai perbedaan jaringan internet dengan jaringan ilmu sosiologi, lainnya mengenai informasi pribadi. Dengan tanpa bertatap muka secara langsung, banyak pengguna di internet yang tertipu dalam hal membeli sesuatu misalnya, sangat berbeda dengan jaringan sosiologi yang langsung betatap muka.

D. KESIMPULAN

Kesimpulannya, persamaan dan perbedaan jaringan internet dengan jaringan ilmu sosiologi sebagai berikut. Dalam jaringan internet dapat lebih efisien dalam melakukan sesuatu untuk para pengguna masyarakat, sedangkan untuk jaringan ilmu sosiologi sendiri juga lebih menguntungkan karena bertatap muka secara langsung, menambah lebih akarap antar sesama. Jadi masyarakatlah sendiri yang memilih, apakah dengan jaringan internet atau jaringan ilmu sosiologi sesuai dengan kemampuan masyarakat sendiri.

Resume UNS Blogfest 2010

UNS Blogfest, merupakan acara tahunan yang rutin diadakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Acara ini diadakan setiap tahun sekali dengan mengikut sertakan seluruh civitas-civitas di FISIP dalam ajang festival blog. Acara blog festival yang hanya diadakan di UNS dan diselenggarakan oleh tim Webometric UNS dan pakar dalam bidang IT. UNS blogfest ini adalah ajang penghargaan kepada para blogger UNS atas partsipasi mereka.

Acara yang diberi nama UNS Blogfest 1.0, dengan tema ‘Research on the blog’. Diharapkan kepada para mahasiswa yang memiliki potensi dalam bidang peneltian dapat lebih bersemangat dalam melakukan penelitian. Acara diselenggarakan di Aula FISIP UNS pada tanggal 10 November 2010, bertepatan dengan ‘Hari Pahlawan’.

Banyak mahasiswa yang menyambut antusias acara ini, dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang berpartisipasi sebagai blogger dan menghadiri acara ini. Mahasiswa dari berbagai jurusan di FISIP ikut serta memeriahkan acara ini, di aula FISIP, bahkan mahasiwa dari kelas internasional juga turut hadir mengikuti acara ini.

Pembukaan acara oleh sambutan dari Drs. Son Haji, M.Si lalu dilanjutkan dengan sambutan dari pertunjukan wayang dari ‘Kampung Sebelah’ yang bertajuk ‘Jual-Beli Mimpi’. Pagelaran ini sangat menghibur para penonton, mereka antusias melihat wayang  yang dimainkan, ‘guyonan-guyonan’ yang dilontarkan pak dalang membuat gemuruh tawa memenuhi ruang aula. Dalang bisa membawa para penonton terlarut dalam suasana ceria ditambah lagi pesan-pesan moral yang coba ditekankan pada setiap dialog juga sangat mudah dipahami dan segar, karena tidak terkesan menggurui.

Penghargaan dan pemberian doorprize menjadi selingan pertunjukan wayang. Acara inilah yang ditunggu-tunggu para blogger yang sudah berpartisipasi dalam mem-posting tulisan mereka. Pemberian doorprize oleh Pak Ramdhon tidak hanya bagi blogger yang rajin mem-posting tulisan tapi juga bagi mereka yang baru saja membuat blog di situs fisip, karena mereka juga telah ikut memajukan UNS. Hal ini membuktikan bahwa sekecil apapun partisipasi mahasiwa dalam blogfest saat mempengaruhi dan berharga karena itu dibutuhkan apresiasi terhadap peran mereka. Tulisan para blogger ini telah membantu UNS meraih peringkat 1500-an dari seluruh perguruan tinggi didunia dan peringkat 6 secara nasional.

Acara berakhir pada pukul 13.30 WIB, ditutup dengan pemberian hadiah bagi blogger yang aktif memberikan tulisannya diblog, hadiah berupa modem CDMA dan sertifikat ini sangat bermanfaat bagi mereka. Mahasiswa-mahasiswi dari jurusan sosiologi, termasuk saya, patut berbangga karena kebanyakan blogger yang mendapat hadiah adalah dari jurusan ini.

UNS Blogfest merupakan acara yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa, karena memacu semangat para mahasiswa untuk lebih kreatif dan lebih berani dalam menuangkan ide gagasan mereka, karya mereka yang sangat bermanfaat bagi pengguna internet yang membutuhkan informasi. Mereka lebih kreatif mempercantik blog mereka dan aktif mengisinya.

Dengan menulis blog, seseorang telah mulai berperan aktif memajukan kehidupan dengan informasi yang diberikan. Blog juga sebagai ajang pengungkapan pandangan seseorang terhadap fenomena sosial tertentu, tidak hanya sebagai sarana pengungkapan curahan hati. Beberapa orang mungkin takut mengungkapkan pendapat mereka secara lisan, sehingga, blog bisa menjadi salah satu alternatif dalam menyuarakan pendapat. Blog sebagai sarana bertukar informasi, merupakan salah satu keuntungan penggunaan blog. Semoga acara seperti ini terus ada dan lebih berkembang lagi. See you @ FISIP UNS Blogfest next year :)

JARINGAN SEDERHANA
Manfaat Jaringan
Menyimpan semua file – dokumen, pustaka music, video, digital photos, dokumen lainnya di satu tempat yang bisa diakses secara sharing atau bahkan bisa diberikan suatu keamanan siapa yang boleh baca tulis, atau siapa yang dapat akses file apa.
Bisa berhemat dengan pemakaian printer, scanner, plotter, dan peripheral lainnya secara bersamaan.

Manfaat Jaringan
Bersama semua komputer yang ada dalam jaringan, anda bisa sharing / berbagi koneksi broadband internet sehingga setiap orang bisa browsing internet secara bersamaan
Bisa sharing berbagai macam dokumen dan file termasuk music, video, photos, dll
Manfaat Jaringan
Anda bisa akses email pribadi anda sementara yang lainnya chatting, download lagu, video
Jaringan Sederhana
Jaringan wired – yang menggunakan kabel data jaringan dalam komunikasi antar piranti jaringan dengan technology Ethernet.
Jaringan wireless / wireless network – yang menggunakan komunikasi antar piranti dengan menggunakan gelombang radio
jaringan kabel – wired network
Kenapa memilih jaringan kabel – wired network?
Technology jaringan komputer menggunakan kabel telah dipakai selama beberapa decade – dan yang paling banyak dipakai adalah technology Ethernet. Komunikasi jaringan wired menggunakan kabel jaringan yang umum memakai cable CAT5 – cable jaringan Ethernet. Jaringan kabel sangat bagus jika anda melakukan transfer data dalam jumlah yang sangat besar dengan stabil dan kecepatan tinggi seperti transfer data multimedia professional berkualitas.
Keuntungan dari jaringan wired bisa meliputi beberapa hal berikut ini:
Relative berbiaya rendah
Menawarkan performa yang paling bagus, walaupun instalasinya relative rumit
Jaringan Kabel – Wired Network
Kecepatan relative lebih tinggi sampai kecepatan Gigabit, dibandingkan dengan kecepatan wireless paling tinggi ideal adalah 300 Mbps (dengan standard draft 802.11n dan dilengkapi technology antenna MIMO, itu jika kondisi sangat ideal, dalam kenyataannya untuk wireless-B yang ideal 11 Mbps saja hanya bisa mencapai paling 7 Mbps)
Relative lebih aman dibandingkan jaringan wireless, apalagi jika keamanan fisik bisa dikendalikan dengan baik. Sementara untuk jaringan wireless, bisa menembus keamanan fisik (seperti tembok yang tebal sekalipun, dengan menggunakan technology booster / hi-gain masih bisa menembusnya dengan baik karena memakai gelombang radio sebagai transmisi medianya.
Pada suatu infrastruktur jaringan corporate yang sangat besar skalanya, penggunaan jaringan kabel sangat mutlak dipakai dengan menggunakan system jaringan kabel inter-Switch dan tuning manual.

Wireless Network– Non Kabel
Kelebihan utama jaringan wireless tidak menggunakan kabel dalam komunikasinya, akan tetapi menggunakan gelombang radio, seperti telpon cordless. Keuntungannya adalah sifat mobilitasnya yang tinggi dan tidak tergantung kepada kabel dan koneksi tetap. Keuntungan yang bisa kita petik dengan jaringan wireless ini secara umum sebagai berikut:
Bebas bekerja dari mana saja dan bersifat mobile, asalkan terjangkau oleh jaringan wireless ini
Tidak ada batasan kabel jaringan atau sambungan tetap, jadi tidak memerlukan kabel data yang terkadang merepotkan anda sehingga menghemat waktu
Wireless Network– Non Kabel
Instalasi yang relative cepat dan mudah
Gampang pengembangannya
Jaringan wireless umumnya juga disebut sebagai Wi-Fi – wireless Fidelity, yang memungkinkan anda menggunakan computer anda dimana saja di rumah anda selama masih dalam jangkauan jaringan wireless. Bahkan di tempat-2 umum sekarang ini sudah banyak disediakan layanan hot-spot seperti di café, di airport, di hotel, di tempat-2 bisnis dan lain-lain.

Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana
gunakan koneksi kabel yaitu menggunakan kabel data UTP (Unshielded twisted pair), yaitu standard kabel untuk koneksi jaringan LAN.
Komputer yang dipakai  pada saat ini umumnya sudah dilengkapi dengan LAN Card  atau disebut juga NIC (Network Interface Controller), atau Ethernet Card.
Gunakan Switch/Hub
Membuat Jaringan Komputer LAN Sederhana
Gambar alat2 LAN SEDerhana
LAN Sederhana 2 Komputer
komputer yang  dikoneksikan dua  buah, sediakan  sebuah kabel UTP panjang sesuai jarak antara komputernya yang di kedua ujung kabelnya telah dipasangi konektor RJ-45 dengan konfigurasi Cross/ silang.
LAN Sederhana 2< Komputer
lebih dari 2 buah, maka kita harus menambahkan suatu alat  yang bernama  Switch atau Hub .
masing – masing komputer dihubungkan ke switch  menggunakan kabel UTP dengan konektor RJ-45 di kedua ujungnya dengan konfigurasi Straight/lurus.
LAN Sederhana 2< Komputer
Bagaimana Dengan WIFI ?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.